4 Obat Penyakit Gula Basah Dan Kering Alami​

Obat Penyakit Gula Basah Dan Kering Cukup Bervariasi, Mulai Dari Obat-Obatan Kimiawi Sampai Alami. Jenis Pengobatan Yang Dianjurkan Pun Berbeda Untuk Setiap Tipe Diabetes Melitus Yang Diderita Tapi Dengan TNO Bisa Ditangani Semua.

Obat penyakit gula basah dan kering alami taklah sulit untuk diracik sendiri di rumah. Beberapa tanaman herbal diketahui efektif menyembuhkan penyakit gula. Tentunya dapat dijadikan pilihan bagi mereka yang tak ingin tergantung pada obat kimia. Terutama mereka yang takut mengalami pembusukan pada luka yang tak kunjung kering. Pasalnya pembusukan akibat penyakit gula dapat berujung pada amputasi pada luka tersebut. Pada tahap awal, luka mungkin bisa diatasi dengan operasi bedah dengan mengambil daging pada bagian tubuh lain.

Penyakit yang dalam dunia medis dikenal dengan istilah diabetes melitus ini, termasuk kategori kronis. Itulah mengapa banyak orang yang takut terkena penyakit gula, karena akan sulit sekali untuk sembuh. Mengingat diabetes melitus menyerang sistem metabolisme di dalam tubuh secara menyeluruh. Sehingga tubuh sulit memproses dan mengontrol kadar gula darah yang harusnya normal. Hal ini disebabkan pula oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas tak mencukupi kebutuhan tubuh.

Organ pankreas yang berfungsi memproduksi hormon insulin tidak berfungsi sama sekali. Kondisi inilah yang dikenal sebagai penyakit diabetes melitus tipe 1 atau masyarakat mengenalnya dengan gula kering. Kadar hormon insulin yang seharusnya diproduksi dalam jumlah tertentu tidak terjadi pada penderita ini. Sedangkan kebutuhan tubuh akan hormon insulin sangatlah tinggi, mengingat kadar gula darah yang masuk pun harus diproses untuk membiarkannya terserap oleh darah.

Untuk diabetes melitus tipe 2, penyakit gula diakibatkan oleh penurunan fungsi sel untuk menyerap hormon insulin. Berbeda dari tipe 1 yang disebabkan oleh autoimun, tipe 2 lebih karena tidak efektifnya sel menyerap hormon insulin. Hormon insulin pun terasa kurang jumlahnya yang terserap untuk memenuhi proses metabolisme. Padahal setiap kandungan glukosa yang masuk ke dalam tubuh haruslah diubah menjadi sumber energi tubuh. Masyarakat awam mengenal kondisi ini sebagai gula basah, merujuk pada kondisi sang penderita.

Walaupun demikian, gejala dari semua penyakit diabetes melitus bisa dibilang sama. Penderita akan lebih sering merasakan lapar, haus dan mengantuk akibat makan terlalu banyak. Mereka pun kerap bolak-balik ke kamar kecil untuk buang air kecil. Keinginan untuk selalu mengkonsumsi makanan manis tidak dapat terbendung, sementara obat penyakit gula basah dan kering sangat bertolak belakang dengan itu. Pandangan juga mengalami penurunan, akibat fungsi mata yang terganggu dengan kadar gula darah terlalu tinggi.

Jangan heran kalau nantinya Anda menyaksikan penderita diabetes melitus yang kurus secara signifikan. Kondisi ini dimungkinkan, karena massa otot yang berkurang secara drastis berimbas pada berat tubuh. Ada baiknya penderita mengontrol asupan makanan serta jam istirahat agar tak terlalu mengikuti keinginan tubuh. Tubuh memang menjadi alarm alami yang bisa dikenali, hanya saja penderita diabetes terlalu sering tertidur sehabis makan. Tentu saja tidak terjadi pembakaran kalori yang menyebabkan penimbunan kalori.

Jika penderita diabetes melitus mengalami luka, entah kecil ataupun besar segeralah periksakan ke dokter. Pasalnya tak sedikit keluarga pasien yang salah dalam merawat luka terbuka, hingga berujung pada infeksi. Tak salah memang bila Anda ingin memberikan pengobatan yang terbaik, hanya saja tetap konsultasikan ke dokter. Pasalnya luka terbuka pada penderita diabetes melitus sangat sulit untuk tertutup dan sembuh 100%. Oleh karena itu, obat penyakit gula basah dan kering tersedia guna membantu proses pemulihan.

Tujuan dari semua pengobatan diabetes melitus ini tentu tak lain dan tak bukan untuk mengontrol kadar gula darah. Diharapkan kadar gula darah pada tubuh pasien selalu stabil, agar tak mudah memicu penyakit komplikasi lainnya. Sebab beberapa kondisi memungkinkan penderita diabetes terserang glukoma, gagal ginjal hingga stroke. Disfungsi hormon juga mungkin dialami oleh beberapa penderita, melihat sejauh apa penanganan yang didapatkan tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Seperti yang kita ketahui, berbedanya tipe diabetes tentu berbeda pula penanganan yang dilakukan. Pada diabetes melitus tipe 1, penderita memerlukan suntik insulin secara rutin. Namun tidak begitu halnya dengan penderita diabetes melitus tipe 2, pengobatannya jauh lebih bervariasi. Meskipun begitu, semua tipe tersebut tetap cocok diobati dengan obat penyakit gula basah dan kering herbal, seperti.

  1. Mahkota dewa

Tak banyak yang tahu kalau mahkota dewa bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal diabetes melitus. Selama ini masyarakat hanya menggunakannya untuk mengobati penyakit kulit maupun eksim. Tak sedikit pula yang memanfaatkan kandungan anti radangnya guna mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Untuk membuat ramuan anti diabetes sendiri, Anda cukup merebus lima sampai tujuh iris buah dengan 200 cc air putih. Biarkan sampai buah tersebut larut bersama air sebelum mengkonsumsinya secara rutin.

  1. Virgin coconut oil

VCO disini berbeda dengan minyak kelapa yang Anda gunakan untuk memasak sehari-hari. Dunia medis telah menguji kandungan VCO berupa MCA yang dapat memperbaiki fungsi insulin. Selain itu, MCA pun dapat merangsang pankreas untuk memproduksi hormon insulin yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal ini dikarenakan kandungan asam lemak jenuh berantai sedang atau yang dikenal dengan MCA tadi. Jadi tak salah kalau VCO disebut-sebut efektif sebagai salah satu pengobatan penyakit diabetes melitus yang sangat aman.

  1. Teh hijau

Kebiasaan minum teh hijau yang dilakukan oleh masyarakat Jepang, bukanlah tanpa alasan. Dibalik kebiasaan tersebut, teh hijau sangatlah menyehatkan termasuk obat penyakit gula basah dan kering. Kandungan polifenol di dalam teh hijau berperan meningkatkan kadar sensitivitas pada sel.

 

Dengan begini, sel pun bisa menyerap hormon insulin yang digunakan dalam proses metabolisme. Fungsi pankreas pun akan diperbaiki oleh kadar polifenol yang baik, sehingga kadar gula darah dapat stabil. Dalam jangka panjang sudah tentu penderita terhindar dari masalah komplikasi atau keluhan kesehatan lainnya.

  1. Buah mengkudu

Buah yang memiliki nama latin noni ini ternyata bisa pula dimanfaatkan untuk penyakit diabetes melitus. Hanya saja para penderita yang mengkonsumsinya dianjurkan untuk tak mengkonsumsi makanan dan minuman manis selama masa pengobatan. Sebagai pengganti rasa, mereka dapat memilih madu pemanis alami yang rendah kadar gula darahnya. Sebaiknya hentikan pula kebiasaan buruk merokok yang dapat memperparah kondisi kesehatan penderita.

Rasa buah mengkudu sendiri memang tidaklah enak, bahkan baunya pun bisa membuat seseorang tak nafsu makan. Tetapi dibalik itu semua, kandungan iridoid, vitamin dan mineralnya tak perlu diragukan lagi. Kandungan iridoid pada buah mengkudu efektif mengontrol kadar gula darah serta meningkatkan fungsi pankreas. Hormon insulin tentunya dapat diproduksi secara optimal dan diserap oleh sel-sel secara baik, layaknya kondisi normal.250 (2)

Sel di dalam tubuh akan selalu mengalami regenerasi dengan peningkatan fungsi yang baik. Sayangnya tak semua jenis buah mengkudu memang memiliki kandungan iridoid yang tinggi. Salah satu jenis yang dianjurkan adalah noni dari Tahiti yang diolah oleh Morinda. Sebuah perusahaan kesehatan terkemuka ini memproduksi TNO yang siap dikonsumsi. Memilih buah mengkudu berkualitas terbaik, TNO dari http://diabetes-melitus.net/daniel/ efektif sebagai obat penyakit gula basah dan kering.

012 Post-Ender

Mohon Isi Nama Panggilan Anda

Mohon Isi Email Anda